Lutjanus fulvus


Kakap ekor hitam LJV
Ciri tubuh:
Warna:

Sirip dubur dan pasangan berwarna kuning cerah.

Ukuran:

Hingga 40 cm TL.

Distribusi:

Indo-Pasifik Barat dan Tengah di perairan tropis.

Habitat:

Terumbu karang, lebih suka di daerah tertutup, dari permukaan hingga setidaknya kedalaman 75 m.

Biologi:

Memangsa ikan, krustasea, sefalopoda, dan holothuria pada malam hari. Kakap ekor hitam hidup menyendiri atau ditemukan dalam kelompok longgar. Migrasi ontogenetik terjadi, dengan spesies muda yang mendiami kawasan bakau dan daerah muara dan dapat bertahan di air payau, kemudian pindah ke terumbu karang dengan bertambahnya usia.1 Di perairan Jepang, ukuran dan usia kematangan pertama diperkirakan pada panjang 22,5 cm dan usia 4 tahun untuk betina dan 20,7 cm dan 3 tahun untuk jantan.2 Di perairan Papua Nugini, panjang di mana 50% individu menjadi dewasa diperkirakan pada FL 18,8 cm betina dan FL 13,5 cm untuk jantan.3 Di perairan Jepang, pemijahan telah diamati terjadi dari bulan April hingga Oktober, memuncak pada bulan Juni hingga September dan terjadi di sekitar bulan purnama dan bulan kuartal terakhir.2 Usia terpanjang yang tercatat di perairan Jepang adalah 34 tahun, sehingga Lutjanus fulvus menjadi spesies Lutjanus kecil (< TL 50 cm) tertua yang tercatat.2

Perikanan Indonesia:

Tertangkap menggunakan pancing ulur, jebakan, dan jaring insang.

Spesies serupa:

Lutjanus lunulatus
Tompel, Teribang, Tutong iku

Lutjanus lunulatus

Lutjanus lunulatus dikatakan berbeda karena memiliki takik preoperculum yang tidak besar (vs. cukup besar); tidak ada demarkasi di sekitar mata (vs. tepi kuning lebar di sekitar posterior mata), dan corak hitam sabit pada sirip ekor (vs. sirip ekor hitam dengan corak putih sempit).

Tautan external: