Acanthocybium solandri


Tenggiri Banci WAH
Characteristic features:
Colour:

Bagian samping berwarna kebiruan dengan garis vertikal hitam yang memanjang ke bawah gurat sisi.

Size:

TL hingga 250 cm (FL 210 cm) dan beratnya hingga 83 kg.

Distribution:

Menyebar di perairan tropis dan subtropis.

Habitat:

Zona pelagis lepas pantai; ditemukan dari permukaan hingga paling tidak kedalaman 340 m.

Biology:

Sebagian besar memakan ikan, tetapi juga cumi-cumi. Wahoo hidup menyendiri atau membentuk kelompok longgar. Mereka mungkin bermigrasi, namun pola migrasi mereka tidak banyak diketahui. Spesies ini tumbuh cepat dan biasanya mencapai kedewasaan di tahun pertama mereka hidup. Di lepas pantai Atlantik Florida dan Bahama, 50% wahoo betina mencapai kedewasaan di umur 0,64 tahun dan FL 92,5 cm,1 sedangkan 50% wahoo betina di lepas pantai Australia timur mencapai kedewasaan di FL104,6 cm.2 Musim pemijahan bervariasi secara regional, di Australia bagian timur pemijahan terjadi pada musim semi hingga musim panas antara Oktober dan Februari, di mana ikan betina melakukan pemijahan bertahap setiap 2-3 hari sekali. Spesies ini sangat subur sehingga mampu menghasilkan antara 0,44 dan 1,67 juta telur per individu. Betina yang lebih besar menghasilkan lebih banyak telur daripada betina yang lebih kecil. Diperkirakan usia rata-rata adalah 5-6 tahun,3 tetapi bisa mencapai usia maksimal 9 tahun.4

Indonesian fisheries:

Ditangkap terutama dengan pancingan teknik toda di permukaan.

Similar species:

Grammatorcynus bilineatus
Makerel garis ganda

Grammatorcynus bilineatus dikatakan berbeda karena memiliki 2 gurat sisi (vs gurat sisi tunggal).

Scomberomorus spp.

Scomberomorus commerson

Scomberomorus spp. dikatakan berbeda karena memiliki moncong yang lebih pendek, sirip ekor yang bercabang dalam (vs berpinggiran berlekuk ganda); 1–8 penyapu insang pada lobus atas dan bawah dari lengkung insang pertama (vs tidak ada), dan 13-22 duri sirip punggung pertama (vs 23-27 duri).

External links:
References:
  1. Jenkins KLM, McBride RS. Reproductive biology of wahoo, Acanthocybium solandri, from the Atlantic coast of Florida and the Bahamas. Marine and Freshwater research. 2009;60(9):893–7.
  2. Zischke MT, Farley JH, Griffiths SP, Tibbetts IR. Reproductive biology of wahoo, Acanthocybium solandri, off eastern Australia. Reviews in Fish Biology and Fisheries. 2013;23(4):491–506.
  3. Oxenford HA, Murray PA, Luckhurst BE. The biology of wahoo (Acanthocybium solandri) in the western central Atlantic. Gulf and Caribbean Research. 2003;15(1):33–49.
  4. McBride RS, Richardson AK, Maki KL. Age, growth, and mortality of wahoo, Acanthocybium solandri, from the Atlantic coast of Florida and the Bahamas. Marine and Freshwater Research. 2008;59(9):799–807.